RTRWnet antara Bisnis dan Misi Sosial
Februari 5, 2007
“Indonesia Internet Murah, Nunggu 10 tahun lagi” celoteh komentar kaskuser saat ada thread mengenai kapan Internet murah di Indonesia. 100% komentator pesimis akan biaya koneksi inet di indonesia akan murah seperti halnya di luar.
Detikinet juga beberapa kali menurunkan laporan khusus tentang murahnya internet di beberapa negara lain. Berikut ini cuplikan tarif internet dari detikinet.com.
Broadband Murah= US$ 26/Bulan
Untuk kecepatan 512/256 kbps tarif yang dikenakan operator adalah US$ 40 per bulan, sedangkan untuk 1 Mbps/512 Kbps S$ 50, dan 2 Mbps/640 Kbps hanya US$ 68 per bulan. Murahnya tarif ini menyebabkan pengguna internet di Vietnam tumbuh pesat.
Internet Broadband Cukup Rp 215 Ribu per Bulan
Cukup 22.000 Won per bulan, pengguna bisa menikmati koneksi internet berkapasitas 100 Mbps. Jika dirupiahkan, 22.000 Won kurang lebih Rp 215.000 (tepatnya Rp 213.238, dengan kurs 1 Won = Rp 9,69).
Seperti dalam beberapa hal kita baru menyadari dan mencari solusi ketika kita sudah sangat mentok tetapi kita menginginkan hal dimaksud.
Seperti halnya SOFTWARE-SOFTWARE Microsoft mengapa banyak di bajak di Indonesia, mungkin salah satu faktornya adalah dari segi ekonomi kita yang belum sesignifikan negara lain. Padalah OS-OS tersebut sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kembali ke Internet Murah, adalah RTRWnet yang mencoba memberi salah satu solusi walaupun sedikit banyak lebih condong ke bentuk rereongan akses internet. biaya sewa inet ke ISP di bagi rata dengan jumlah pemakai ditambah dengan sedikit biaya operasional sehingga akses inet pun murah.
Entry Filed under: Umum. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed